Tampilkan postingan dengan label Dunia Arkeologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Arkeologi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Mei 2015

Alquran Tertua di Dunia Berhasil Ditemukan

Para peneliti di Jerman baru-baru ini telah menemukan sebuah naskah Alquran kuno di perpustakaan Universitas Tubingen.



Para peneliti yang tergabung dalam proyek Coranica Project, bagian dari Universitas Tubingen, menemukan buku yang ditulis 20-40 tahun setelah wafatnya Nabi Muhammad.

Ditulis dalam huruf Kufic, naskah yang memiliki kode MA V1 165 itu adalah bagian dari koleksi Konsul Prusia Johann Gottfried Wetzstein yang disumbangkan ke perpustakaan Tubingen pada 1864.

Menggunakan uji karbon, para peneliti menyimpulkan bahwa naskah kuno itu berasal dari periode antara 649-675 Masehi.

Coranica Project adalah proyek penelitian terhadap Alquran dalam konteks latar belakang sejarah. Proyek yang menggunakan dokumen seperti naskah kuno dan informasi yang didapat dari penggalian arkeologi.


Sumber : Owunik . blogspot . com - yang unik, emang asyik :)

(sumber)

INILAH 12 GAMBAR RUMAH NABI MUHAMMAD SAW YANG ANDA MUNGKIN TIDAK PERNAH LIHAT


#Ini adalah Gambar Rumah Nabi Saw dan Sayyidah Khadijah as, dimana tempat mereka berdua tinggal selama 28 tahun...

#Di atas ini gambar sisa runtuhan rumah Nabi Saw & Sayyidah Khadijah as yang dilihat lebih dekat....

#Gambar di atas ini adalah runtuhan pintu masuk ke kamar Rasulullah Saw di rumah Sayyidah Khadijah as....

#Di atas ini adalah Gambar runtuhan tempat Sayyidah Fatimah as, puteri kesayangan Rasulullah Saw dilahirkan....



#Gambar di atas adalah sisa runtuhan kamar Rasulullah Saw dan Sayyidah Khadijah as.....

#Di atas ini adalah gambar runtuhan mihrab tempat Rasulullah saw bersolat.....


#Gambar di atas ini adalah Mihrab Rasullah SAW. asalnya terletak di sebelah selatan Qubbah tempat turunnya wahyu...

#Gambar di atas ini adalah Bak air yang di gunakan Rasullalah SAW untuk berwudhu yang terdapat di rumah beliau...

#Gambar di atas ini adalah Masjid Imam Ali Al Uraidhi di Madinah yang telah di bongkar...

#Gambar di atas ini adalah Mihrab Rasullah SAW. asalnya terletak di sebelah selatan Qubbah tempat turunnya wahyu...

#Gambar di atas ini adalah tempat pemakaman keluarga Nabi SAW....

#Gambar di atas ini adalah makam Sayyidah Khadijah as (yang besar) dan puteranya, Qasim (yang kecil) di sudut...

(sumber)

Rabu, 20 Mei 2015

Berkat Batu Akik Ditemukan Mumi Berusia Tujuh Abad

Berkat Batu Akik Ditemukan Mumi Berusia Tujuh Abad

Beberapa pekerja yang tengah mengerjakan proyek perluasan jalan di Kota Taizu, China tanpa sengaja menemukan suatu peti kuno dibawah permukaan tanah yang mereka gali.
Peti dari kayu yang di luarnya dilapis batu itu diisi mumi seseorang wanita yang diprediksikan berumur kian lebih 700 tahun. 
Seperti yang diambil dari brilio. net, Bila dipandang dari baju sutranya, arkeolog memperkirakan mumi wanita itu yaitu seseorang bangsawan di zaman Dinasti Ming yang berkuasa di China seputar th. 1368-1644 masehi.
Muka serta badannya masih tetap berupa utuh, alisnya masih tetap ada, serta di jari tengah tangan kanannya memakai cincin akik berwarna hijau. 
Didalam peti kuno itu juga diketemukan keramik, tulisan kuno, serta sebagian relief yang lain yang bakal disimpan di museum spesial menaruh beberapa barang peninggalan Dinasti Ming.
Mummi yang paling sempurna diawetkan yang pernah diketemukan yaitu mumi Lady Dai dari masa Dinasti Han China.

(sumber)

Bayi Mammoth Dipamerkan di Hong Kong

Bayi mammoth yang terkubur 42 ribu tahun silam ini tersimpan dengan baik. Tak hanya itu, gajah purba ini akan dipamerkan di Hong Kong pekan ini. penasaran?

Bayi mammoth betina ini ditemukan di daerah es di Semenanjung Yamal, Rusia pada 2007. Bayi gajah purba yang diberi nama Lyuba ini dalam kondisi yang sangat baik yang semua organ bagian dalam dan matanya masih bisa dijumpai.

Hanya bagian kuku kaki, sebagian ekor dan bulu bayi gajah ini saja yang hilang. Menariknya lagi, bahkan, jejak susu dari ibu bayi gajah ini bisa ditemui di perut Lyuba, kata mall IFC yang akan memamerkan hewan menawan ini seperti dilaporkan ST.

Lyuba berarti ‘cinta’ dalam bahasa Rusia. Sebelumnya, Lyuba telah pergi berkunjung ke Amerika Serikat (AS). [mor]
Ice baby: Exhibition staff display the preserved baby mammoth, named Lyuba, at a mall in Hong Kong

Up close: Visitors will be able to see the mammoth, who died 40,000 years ago, as her carcass begins a tour of Asia 

That's a wrap: The carcass of the mammoth has preserving film removed from her in a specially chilled room 

From a different world: The baby, who is thought to have drowned in a mud bath, is surprisingly intact 

Incredible: A close-up of the the carcass, which still retains an amazing shape 40,000 years after her death 


(sumber)

Selasa, 19 Mei 2015

Hii SEREM....Patung Mesir di Museum Manchester ini BERGERAK SENDIRI

Sebuah misteri di Museum Manchester, Inggris, jadi perbincangan wisatawan. Sebuah patung Mesir kuno bergerak memutar sendiri hampir tiap hari. Ini terungkap setelah pegawai museum merekamnya dengan kamera!

Anda mungkin pernah dengar lukisan Soekarno yang konon jantungnya berdetak di Museum Soekarno Blitar, Jatim. Patung Mesir yang ada di Museum Menchester, Inggris pun tak kalah menghebohkan. Staf museum di sana benar-benar yakin, patung Mesir tersebut bergerak memutar sendiri.

Dilansir dari News Australia, patung Mesir peninggalan dari tahun 1800 sebelum Masehi itu mempunyai tinggi hanya 25 cm dan sudah ada di Museum Manchester selama 80 tahun. Patungnya ditemukan di sebuah makam mumi di Mesir dan berisi prasasti yang menggambarkan roti, bir, dan daging sapi.

Nah, keanehan ini mulai muncul ketika patung yang ada di dalam kotak kaca ini berubah posisi. Sempat diduga, patung ini berubah posisi karena digeser kurator museum. Namun masalahnya, kurator tidak melakukan hal itu.

"Saya melihat suatu hari patung itu telah berbalik arah. Itu aneh karena hanya saya satu-satunya yang memegang kunci museum ini. Saya membenarkan posisinya, tapi besoknya sudah pindah arah lagi," kata penjaga Museum Manchester, Campbell Price kepada Manchester Evening News.

Lantas, Price memasang kamera untuk mencari tahu apa yang terjadi sebenarnya. Patung Mesir itu juga berada dekat dengan patung-patung Mesir lainnya yang berukuran lebih kecil. Pengunjung terlihat banyak yang berlalu lalang, dan ketika itulah patung berwarna hitam tersebut bergerak memutar secara perlahan-lahan!

"Kami merekamnya dan Anda bisa melihat dengan jelas patung tersebut berputar dengan sendirinya," ujar Price.

Dalam rekaman video, terlihat banyak pengunjung dan tidak ada seorang pun yang menyentuh patung itu. Selain itu, para pengunjung tidak ada yang sadar dan melaporkan kejadian itu karena patung itu berputar pelan-pelan. Rekaman videonya merekam sekitar 4 hari. Ketika rekaman itu dipercepat, tampak nyata patung itu berputar sendiri.

"Di Mesir Kuno, mereka percaya bahwa jika mumi hancur maka patungnya menjadi tempat roh. Mungkin, inilah yang menyebabkan patung tersebut bergerak," ujar Price.

Anehnya, hanya patung Mesir yang setinggi 25 cm saja yang bergerak. Sementara, patung-patung lainnya tetap diam. Apakah ini ulah pengunjung yang cerdik memutar arah patung? Atau, memang roh dari mumi yang memutar-mutar arah patung Mesir tersebut? Aneh tapi nyata.

img

img

img


(sumber)

Kamis, 14 Mei 2015

Pompeii – Kota Seks yang Dihancurkan Tuhan


Bayangkan tinggal di kota terkaya di zaman kuno. Sumber daya yang berlimpah dan kehidupan yang sangat megah. Setiap kemudahan dan kemewahan mengelilingi Anda, kenyamanan ada di mana-mana, dan tidak seperti di kota-kota lain selama zaman ini..
Begitulah hidup bagi mereka yang tinggal di Pompeii, Italia pada akhir 70 Masehi. Bahkan Ada pornografi kuno serta hiburan berupa rumah bordil yang menyediakan setiap jenis selera seksual, seperti yang dikutip dari Alam Mengembang jadi Guru.
Mereka yang bangun, dan memulai hari mereka, kemudian duduk untuk makan siang pada tanggal 24 Agustus, 79 AD tidak tahu bahwa Gunung Vesuvius akan memulai suatu tirani letusan gunung berapi yang tidak akan berhenti selama 24 jam. Letusan ini tidak menyisakan seorangpun dari mereka yang tinggal di Pompeii, dan juga tidak menyisakan mereka yang tinggal di kota-kota kecil terdekat seperti Herculaneum dan Oplontis. Aliran lava dan awan Pyroklastik yang sangat panas berlari menuruni gunung dengan kecepatan 100 mph, mengubur semua orang di jalan-jalan dan rumah mereka, bahkan sebelum mereka bisa bereaksi, apalagi melarikan diri.

Malapetaka itu terjadi dalam waktu yang sangat mendadak sehingga menimpa segala sesuatu yang ada di kota termasuk segala aktifitas sehari-hari yang tengah berlangsung. Aktifitas yang dilakukan penduduk dan segala peninggalan yang ada ketika bencana terjadi kini masih tertinggal persis sama seperti ketika bencana tersebut terjadi dua ribu tahun yang lalu, seolah-olah waktu tidak bergeser dari tempatnya.
Wajah wajah Ketakutan, putus asa dan apa pun yang mereka lakukan pada saat itu secara sempurna diawetkan dalam abu dan lava yang mengeras. Hal ini menguntungkan para arkeolog karena mereka dapat melihat hampir secara sempurna pula sejarah budaya kuno ini – jendela ke dalam kehidupan orang-orang yang hidup pada waktu itu.
Perhatikan bagaimana tubuh tubuh abu mereka menggambarkan usaha mereka yang berupaya mati-matian untuk menutup mulut mereka, melindungi anak-anak mereka yang belum lahir, atau mencoba untuk menjaga diri dari serangan puing-puing dan batuan vulkanik.


Para Dokter diketahui dari alat bedah yang mereka genggam, “dominas”, atau wanita kaya, terlihat pada perhiasan mahal dan pusaka yang mereka pakai, sedangkan budak ditemukan dengan cincin besi di sekitar pergelangan kaki mereka. Item seperti ini memberi wawasan berharga bagi arkeolog untuk menentukan milik siapakah tubuh tubuh yang pernah hidup tersebut, dan sebagai apakah mereka ketika masih hidup.
Kota Pompei adalah kawasan elit bagi orang orang Romawi yang kaya dan cukup beruntung sehingga mampu membeli kehidupan pantai yang mewah. Namun, dalam beberapa jam, kota yang indah ini terkubur di bawah massa abu vulkanik massa dan batuan.


Pompeii memiliki kanal kanal air yang tak pernah terdengar dalam periode sejarah masa itu, yang menyalurkan air ke 25 air mancur kota. Kota ini juga memiliki amfiteater, dan setidaknya empat pemandian umum, banyak perumahan perumahan pribadi yang mewah, dan berbagai bisnis yang melayani selera selera aneh dari orang orang kaya yang tinggal di sana.
Banyak Jalan-jalan di kota Pompeii mirip dengan jalan jalan di banyak kota besar yang ada saat ini. Ada jalan, jalan raya dan lalu lintas ramai dari orang orang yang datang dan pergi sepanjang waktu. Sedangkan Kehidupan malam di kota pompei tidak ada tandingannya.


Orang-orang dari Pompeii tampaknya telah menyembah dewa falus. Banyak benda di Pompeii memiliki beberapa simbolisme erotis atau karya seni yang ditujukan padanya. Berikut tanda di luar sebuah toko roti Pompeii.


Tanda toko roti di atas berbunyi “Felicitas habitat HIC”, yang berarti “Di sini kehidupan kebahagiaan” atau “Ini kehidupan keberuntungan”. Nasib baik diyakini berada di mana saja dewa phallic disembah dan digambarkan.

Di Pompei, pekerja seks di rumah-rumah pelacuran dibuat tiga kali lebih banyak dari jumlah rata-rata pekerja di kota itu. Sehingga tindakan jual beli seksual sangat murah bagi siapa saja di kota ini – berbeda dengan semua kota-kota Eropa lainnya saat itu. Prasasti di atas rumah-rumah bordil, yang cukup besar dan lapang, terlalu mencolok sehingga Anak-anak tidak terlindungi dari pornografi dan patung patung porno sang dewa phalluses.


Setidaknya 20.000 orang menghuni Pompeii. Titik tertinggi pertumbuhan ekonomi, aktivitas dan populasi diwujudkan pada saat bencana itu terjadi. Dekat tepi kota, banyak orang tinggal di vila-vila atau kelompok kecil dari rumah perahu (seperti komunitas palatial gated) mirip dengan yang di Venesia.
Mereka yang tinggal di Pompeii diperkirakan tidak mengetahui tanda tanda akan terjadinya letusan gunung dan aktivitas vulkanis lainnya. Rumah-rumah penduduk tampaknya terganggu dengan gangguan gangguan Alam ini. Inilah sebabnya mayoritas orang tidak melarikan diri atau mencari perlindungan. Mereka pikir, hari itu akan menjadi hari seperti hari-hari lainnya.
Diketahui bahwa pada tahun 62 M, sebuah gempa bumi yang cukup besar hampir meratakan seluruh kota ini dengan tanah. Namun, sebagian kota ini dibangun kembali. Bayangkan betapa besar nya kota ini sebelum terjadinya gempa bumi tersebut!
Salah satu konsern utama mereka yang tinggal di kota itu adalah melestarikan kesayangan mereka (dan terkenal!) yaitu Seni. Para ilmuwan mampu memulihkan banyak potongan-potongan yang telah dikembalikan setelah gempa atau berasal dari periode waktu sebelum letusan mematikan.
Rekonstruksi kota ini setelah gempa besar terhambat oleh gempa bumi gempa bumi kecil yang datang lebih banyak dan lebih sering. Saat ini, kita akan memahami ini sebagai pertanda untuk letusan gunung berapi yang mengerikan. Mereka tidak menyadari hal ini pada waktu itu.
Ironisnya, letusan terjadi setelah perayaan festival dewa api, Vulcanalia. Para ilmuwan percaya bahwa penyebab utama kematian bagi mereka di Pompeii dan daerah sekitarnya adalah panas dan sesak napas akibat abu. Diperkirakan suhu di sepanjang,setidaknya 10 kilometer di sekitar Gunung Vesuvius adalah 250 ° C. Bahkan meskipun orang berada di rumah mereka atau di sebuah bangunan, tidak akan pernah ada cara bagi mereka bisa selamat dari panas yang luar biasa tinggi. Lebih buruk lagi, orang-orang banyak yang terkubur di bawah dua belas lapisan tanah, hingga 82 kaki tebalnya, dan setelah itu diguyur hujan hujan deras untuk setidaknya enam jam.


Lava gunung Vesuvius menghapuskan keseluruhan kota tersebut dari peta bumi dalam waktu relatif singkat. Yang paling menarik dari peristiwa ini adalah tak seorang pun mampu meloloskan diri dari keganasan letusan Vesuvius. Hampir bisa dipastikan bahwa para penduduk yang ada di kota tersebut tidak mengetahui terjadinya bencana yang sangat singkat tersebut. Jasad dari satu keluarga yang sedang asyik menyantap makanan terawetkan pada detik tersebut. Banyak sekali pasangan-pasangan yang tubuhnya terawetkan berada pada posisi sedang melakukan persetubuhan. Yang paling mengagetkan adalah terdapat sejumlah pasangan yang berkelamin sama, dengan kata lain mereka melakukan hubungan seks sesama jenis (homoseks). Ada pula pasangan-pasangan pria dan wanita yang masih ABG. Hasil penggalian fosil juga menemukan sejumlah mayat yang terawetkan dengan raut muka yang masih utuh. Secara umum, raut-raut muka mereka menunjukkan ekspresi keterkejutan, seolah bencana yang terjadi datang secara tiba-tiba dalam sekejab.
Penggalian Pompeii sekitar pergantian abad ke-20 menemukan banyak gambar erotis dan gambar penis dengan ukuran oversize dimana mana, bahkan pada item rumah tangga. Penemuan ini sangat mengganggu bagi mereka yang menemukan barang-barang ini dan temuan ini ada yang dihancurkan, dikubur kembali atau terkunci di Museum Nasional Naples, Italia selama lebih dari 100 tahun. “Seni” barang barang ini dipertontonkan kepada publik setelah tahun 2000, dan tidak ada anak di bawah umur diizinkan untuk melihat item ini.

Jelaslah bahwa Pompeii adalah Sodom dan Gomora jilid dua, dan Pemusnahan Pompeii dari muka bumi oleh bencana yang demikian dahsyat ini tentunya bukan tanpa maksud. Kalau kota Sodom benar benar dihancurkan oleh Tuhan, kota pompei “diawetkan” oleh Tuhan agar kita bisa melihat, bagaimana kesudahan orang orang yang meyimpang dalam perilaku seks nya.
Kendatipun semua peringatan ini, tidak banyak yang berubah di wilayah di mana Pompeii dulunya pernah ada. Distrik-distrik Naples tempat segala kemaksiatan tersebar luas tidaklah jauh berbeda dengan distrik-distrik bejat di Pompeii. Pulau Capri adalah tempat di mana para kaum homoseksual dan nudis (orang-orang yang hidup telanjang tanpa busana) tinggal. Pulau Capri diiklankan sebagai “surga kaum homoseks” di industri wisata. Tidak hanya di pulau Capri dan di Italia, bahkan hampir di seantero dunia, kerusakan moral tengah terjadi dan sayangnya mereka tetap saja tidak mau mengambil pelajaran dari pengalaman pahit yang dialami kaum-kaum terdahulu.